Download now! Coba aplikasi android berita unik xyz di playstore sekarang!

Awas, Meski Bermanfaat Lidah Buaya Punya Banyak Efek Samping

Ilustrasi lidah buaya.
Lidah buaya merupakan bahan kecantikan umum yang sudah tidak perlu diperkenalkan lagi. Tak hanya bermanfaat dalam dunia kecantikan, lidah buaya juga banyak dimanfaatkan untuk kesehatan. Lidah buaya memang memiliki berbagai manfaat kesehatan, tapi jangan salah, bahan alami satu ini juga memiliki efek samping yang mungkin tidak Anda ketahui.
Gel lidah buaya sangat bermanfaat untuk kesehatan, rambut, dan kulit. Gel ini juga digunakan dalam pembuatasan jus lidah buaya yang digunakan secara tradisional dalam banyak pengobatan ayurveda, tonik, dan obat-obatan lain.
Namun, kelebihan asupan jus lidah buaya dapat menyebabkan berbagai efek samping. Jadi, apakah lidah buaya aman digunakan? Berikut beberapa efek samping yang ditimbulkan dari lidah buaya.
Menyebabkan alergi kulit
Penggunaan gel lidah buaya dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan alergi kulit, seperti peradangan, gatal-gatal dan kemerahan pada kelopak mata. Selain itu, mengaplikasikan lidah buaya dan langsung terkena paparan sinar matahari dapat menyebabkan ruam kulit, iritasi atau kemerahan, dan rasa terbakar.
Menurunkan gula darah
Aloe vera dikaitkan dengan kadar gula darah yang lebih rendah, karena itu penderita diabetes harus mengambil tindakan pencegahan ekstra saat mengonsumsi lidah buaya.
Baca juga: Awas, Pengawet dalam Makanan Ini Sebabkan Reaksi Berbahaya
Komplikasi pada kehamilan dan ibu menyusui
Baik gel atau lateks lidah buaya, tidak aman untuk ibu hamil dan menyusui jika tertelan. Alasannya, lidah buaya dapat merangsang kontraksi uterus dan menyebabkan komplikasi, seperti keguguran dan meningkatkan risiko cacat lahir. Sedangkan untuk ibu menyusui, mengonsumsi jus lidah buaya dapat berpengaruh pada anak.
Toksisitas hati
Dosis tinggi lidah buaya dapat menyebabkan peradangan hati. Kehadiran banyak senyawa bioaktif seperti C-glikosida, antrakuinon, anthrones, lektin, polymannans dan mannans asetil pada lidah buaya dapat mengganggu proses detoksifikasi hati dan ini dapat menyebabkan kerusakan hati.
Gagal ginjal
Aloe vera dapat bereaksi dengan obat-obatan tertentu (Digoxin, obat antidiabetes, Sevoflurane, obat diuretik) dan dapat menyebabkan penyakit ginjal dalam jangka panjang. Aloe vera lateks juga dikaitkan dengan gagal ginjal. Jadi, individu yang menderita masalah ginjal harus menghindari mengonsumsi lidah buaya.
Ketidakseimbangan elektrolit
Mengonsumsi jus aloe vera dalam jumlah besar dapat menyebabkan gerakan yang longgar, diare dan kram perut yang menyakitkan yang mengakibatkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit.
Ketidaknyamanan perut
Salah satu efek samping dari minum jus lidah buaya adalah menimbulkan ketidaknyamanan perut. Jus lidah buaya dapat menyebabkan kram yang berlebihan, perut kembung dan sakit perut. Jangan minum jus lidah buaya, terutama jika Anda memiliki masalah perut.
Kondisi usus
Jika Anda memiliki salah satu kondisi usus ini, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, hindari asupan jus lidah buaya karena dapat mengiritasi usus.
Wasir
Jika Anda memiliki wasir, jangan mengonsumsi jus lidah buaya karena dapat memperburuk kondisi Anda.
Sumber: Boldsky